Ratusan Buruh Toshiba Geruduk PHI

Ratusan Buruh Toshiba Geruduk PHI

Pradipta Nugrahanto - detikNews
Senin, 13 Jul 2009 12:52 WIB
Ratusan Buruh Toshiba Geruduk PHI
Bandung -

Sebanyak 500 buruh dari PT. Toshiba yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), menggeruduk Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), Jalan Soekarno-Hatta, Senin (13/7/2009). Mereka meminta adanya kejelasan soal nasib 675 buruh yang sudah tidak dianggap lagi oleh pihak perusahaan.

Koordinator Aksi Nurdin M mengatakan aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk tidak setujunya 70 persen atau sekitar 675 karyawan PT. Toshiba yang terancam di PHK. "Kami hanya meminta kejelasan soal status kerja. Sebab, pihak perusahaan sudah tidak menganggap kami sebagai pekerja," jelasnya di lokasi demo.

Nurdin menambahkan, para karyawan PT. Toshiba ini totalnya ialah sekitar 800-an lebih. Sementara alasan 675 pekerja di PHK sepihak oleh perusahaan karena dianggap melakukan mogok kerja secara ilegal selama tiga bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melakukan mogok kerja karena ada perjanjian kerja bersama (PKB) yang tidak disetujui pihak perusahaan. Padahal PKB itu akan disahkan Disnaker Bekasi. Selain sudah tidak dianggap sebagai pekerja, 675 buruh ini pun tidak menerima gaji sejak Mei-Juni 2009," ungkap Nurdin.

Menurut Nurdin, para pedemo kali ini menuntut beberapa hal soal permasalahan tersebut. Di antaranya penolakan penghentian mogok kerja yang sudah dilakukan sejak April lalu, penolakan status pengunduran diri yang dibuat PT. Toshiba karena menganggap pekerja dinilai mangkir dan pekerja meminta gaji Mei-Juni 2009 segera dibayarkan.

Dalam aksinya, massa pedemo berlangsung tertib. Sekitar 50 polisi berjaga-jaga di lokasi unjuk rasa tersebut. Kedatangan mereka ini pun bersamaan dengan sidang gugatan dengan yang tergugat PT. Toshiba.

(bbp/ern)


Berita Terkait