Meski demikian, Anggota Tim Dokter Penanganan Penyakit Infeksi Khusus RSHS dr Primal Sudjana, menyatakan keduanya tetap dianggap pasien yang diduga kena virus H1N1.
"Kami condong mereka H1N1, karena mereka tak pernah kontak dengan unggas yang mati mendadak, sehingga kecil kemungkinan mereka kena virus H5N1 atau flu burung," ujarnya saat ditemui di Dinkes Jabar, Jalan Pasteur, Senin (13/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah A dan I pernah kontak dengan pasien yang positif flu babi, Primal menyatakan hal itu yang sedang ditelusuri oleh tim dokter. "Kita sedang melakukan pelacakan bagaimana kedua pasien itu bisa terkena virus ini," jelasnya.
Masuknya pasien A dan I ke Ruang Isolasi Flamboyan menambah panjang daftar pasien suspect flu babi yang dirawat di RSHS. A dan I merupakan pasien ke-11 dan 12 yang sempat dirawat. Sehingga total, kini RSHS merawat 8 pasien suspect flu babi. Dua orang pasien sudah dipulangkan karena negatif dan dua lainnya positif flu babi dan juga sudah pulang.
(ern/ern)











































