Ahli Palaentology Museum Geologi Fachroel Aziz mengusulkan ikon baru yang layak disandang Kota Bandung selain badak putih bercula satu yaitu gajah (Elephas Maximus). Kini, fosil gajah tersebut tersimpan di Museum Geologi, Jalan Diponegoro.
Menurut dia, fosil gajah itu merupakan terlengkap dari jenis sama yang pernah ditemukan di Indonesia. Fosil berupa rahang gajah itu, kata Fachroel, ditemukan seorang pria bernama Iman pada 16 Mei 2002 di Desa Cijerah, Kampung Rancabolang, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Iman merupakan warga sekitar yang saat itu sedang mengaliri sumur di lokasi ditemukannya fosil.
"Ikon Bandung seharusnya gajah. Kalau di Bandung yang badak hanya ditemukan gigi saja. Tapi kalau gajah yang ditemukan ialah rahangnya. Fosil itu terlengkap dari jenisnya yang pernah ditemukan di Indonesia," kata Fachroel kepada detikbandung, belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin karena ada unsur nama sondanicus yang mencerminkan paparan Sunda. Namun badak Jawa juga tidak hanya ada di Bandung saja, tapi ada juga di Sumatera dan Kalimantan," jelas Fachroel.
Selain itu, sambung Fachroel, sah-sah saja bila Kota Bandung menjadikan badak sebagai ikon baru. "Karena di Bandung punya daerah namanya Rancabadak. Mungkin dulu pernah dipakai tempat untuk badak berkubang," terangnya.
Belum lama ini, Wali Kota Bandung Dada Rosada di sela peresmian Kampung Boneka di Kampung Babakan Caringin, Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukadi menyatakan keinginannya untuk menjadikan boneka Badak Putih menjadi ikon Kota Bandung. Boneka tersebut akan dijadikan souvenir saat ada tamu yang datang ke Kota Bandung.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(avi/bbp)











































