Dari 14 mahasiswa ITB yang terlibat joki SNMPTN di Makasar, salah seorang di antaranya merupakan orang berprestasi. Dia ialah IS yang tercatat kuliah di Fakultas Teknik Kimia angkatan 2008.
"IS saat di SMA merupakan pemenang olimpiade kimia. Dia juara ke tujuh tingkat nasional," papar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITB Widyo Nugroho kepada wartawan, di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kamis (9/7/2009).
Menurut Widyo, prestasi studi IS di ITB pun cukup memuaskan. "Menurut data kami, terakhir IS mandapatkan nilai IPK 3,83," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, orangtua IS bekerja sebagai PNS dengan gaji perbulan sekitar Rp 2,5 juta.
Sementara itu, menurut Ketua Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan ITB Nanang T Mulyadi, ke-14 mahasiswa yang terlibat perjokian itu akan mengikuti sidang disiplin pada 17 Juli 2009, pukul 14.00 WIB.
"Keempatbelas mahasiswa itu terancam dikeluarkan. Saya sudah bertemu sebagian dari mereka, rata-rata mereka minta tidak dikeluarkan. Namun
yang menentukan nasib mereka ialah pada sidang nanti," kata Nanang.
(bbp/ern)











































