Nyonya E Adalah WNI yang Tinggal di Turki

RSHS Kembali Rawat Suspect H1N1

Nyonya E Adalah WNI yang Tinggal di Turki

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 17:40 WIB
Bandung - Pasien suspect H1N1 atau flu babi berinisial E (37) yang diisolasi di ruang Flamboyan RSHS Bandung sejak semalam, selama ini ternyata Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Istambul Turki.

Pernyataan tersebut dikatakan Anggota Tim Penanganan Flu Babi RSHS Bandung Primal Sudjana kepada wartawan di RSHS, Rabu (8/7/2009).

"Jadi, nyonya E selama ini WNI yang tinggal di Istambul, Turki. Setiap tahunnya dia pulang ke Indonesia. Kemarin itu berkunjung ke
keluarganya di Bandung," jelasnya.

Menurut Primal, perempuan berinisial E itu pada 2 Juli 2009 berangkat dari Turki menuju Singapura. Pasien tersebut, kata Primal, tinggal di
Singapura selama dua hari. Kemudian, pada 5 Juli dari singapura menuju Batam dengan melalui perjalanan jalur laut.

"Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan ke Cengkareng. Setelah di Cengkareng, lalu menuju Bandung dengan mengunakan jalur darat," terang
Primal.

Pada 5 Juli itu, sambung Primal, nyonya E tiba di Bandung dan berkunjung ke salah satu rumah kelurganya yang berlokasi di Jalan Setiabudhi. Keesokan harinya, E merasakan demam tinggi dan pegal di punggung.

"Baru pada 7 Juli, nyonya E dibawa ke salah satu dokter praktek di kawasan Setiabuhi. Setelah mendengar riwayat dia pernah di Singapura,
dokter itu merujuknya ke RSHS," ungkap Primal.

Primal menambahkan, kondisi pasien E pada siang tadi kembali mengalami demam. Namun tekanan darahnya normal.

"Tadi pagi demamnya turun. Tapi setelah diperiksa lagi siang tadi, demamnya kembali naik sekitar 38 derajat celsius. Kalau tekanan
darahnya normal yaitu 110,75. Sementara keluhan sesaknya sudah tidak ada lagi," beber Primal.
(bbp/ern)


Berita Terkait