Ditegaskan Heryawan, penggunaan hak pilih sangat penting, karena suara setiap masyarakat sangat menentukan untuk perjalanan pembangunan bangsa dan negara ini 5 tahun ke depan. Dan yang terpenting adalah tetap menjaga suasana yang kondusif, aman dan damai.
Dengan turunnya Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), menurut Heryawan semakin mempermudah bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pilpres 2009. Dengan berbekal kartu tanda penduduk (KTP), maka setiap penduduk dapat menggunakannya untuk menentukan pilihan. Tentunya penggunaan KTP tersebut disesuaikan dengan domisilinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan hal pilihnya sesuai dengan pilihan pada hari Rabu 8 Juli. Gunakan hak pilih karena menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan," tutur Heryawan.
Lebih lanjut Heryawan menyatakan untuk membantu pelaksanaan Pilpres, Pemprov Jabar mengerahkan satuan perlindungan masyarakat (Linmas) sebanyak 225.648 orang. Para anggota Linmas itu nantinya bersama anggota Polri dan TNI melakukan pengamanan di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Ini merupakan wujud komitmen Pemprov Jabar beserta unsur Muspida lainnya guna mensukseskan Pilpres 2009 di Jawa Barat," ujar Heryawan. Apalagi saat ini seluruh logistik sudah tersalur hingga ke tingkat panitia pemungutan suara (PPS).
Sementara dalam amanatnya, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Timur Pradopo menegaskan, guna mengamankan pelaksanaan Pilpres 2009, Polda Jabar telah mengirimkan 19.219 personil ke 64.417 TPS. Selain itu, untuk membantu pengamanan juga telah disiapkan personel TNI dari Kodam III Siliwangi sebanyak 1.908 orang.
"Pengamanan ini merupakan langkah antisipasi sedini mungkin agar pelaksanaan Pilpres berjalan dengan lancar, damai dan tertib," tegas Pradopo.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)










































