18 Seniman Kritik Pilpres Lewat Lukisan

18 Seniman Kritik Pilpres Lewat Lukisan

- detikNews
Jumat, 03 Jul 2009 18:24 WIB
Bandung - Waktu pelaksanaan pemilihan presiden yang tinggal hitungan hari membuat suhu politik memanas. Kondisi ini membuat sebanyak 18 seniman Pasar Seni Tamansari Bandung merasa perlu untuk menyuarakan aksi kritik lewat lukisan.

Kedelapan belas seniman tersebut membuat lukisan bertemakan Pilpres 2009. Aksi membuat lukisan ini dilakukan sejak hari ini, Jumat (3/7/2009) sampai satu hari menjelang pilpres, Selasa (7/7/2009).

Para seniman membuat lukisan yang beragam. Ada yang membuat lukisan presiden gatotkaca, capres dalam kartu domino dan lukisan lainnya. Salah satu yang unik adalah lukisan kreasi Suherman (55). Diatas kanvas berukuran 3 x 1,20 meter ia membuat lukisan tiga capres yang saling berebut kursi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tempramen politik sudah sangat panas, satu sama lain saling menjatuhkan. Harusnya mereka bersatu, bukan saling berebut kursi seperti sekarang ini," tutur Suherman kepada detikbandung terkait lukisan karyanya.

Suherman menambahkan sejatinya presiden terpilih mendatang perlu lebih memperhatikan para seniman. "Selama ini para capres sibuk menggunakan jasa seniman pada masa kampanye, namun setelah duduk dikursi empuk pemerintahan mereka seolah lupa pada kita," ujarnya.

Rencananya, 18 lukisan itu akan dilelang pada capres terpilih setelah pilpres mendatang. "Kita akan mengukur seberapa peduli capres terpilih kepada seniman nanti, makanya kita akan melelang lukisan-lukisan ini. Kita tidak mengukur nilainya tapi seberapa besar perhatiannya," pungkas Suherman.

(dip/ema)


Berita Terkait