"Kalau memang mereka menemukan faktanya seperti itu, silahkan laporkan pada kita atau ke Panwaslu. Kalau memang katanya ada yang tidak akurat, mari kita cocokkan datanya," ujar Ferry saat dikonfirmasi mengenai DPT fiktif di Jabar.
Menurutnya jumlah DPT untuk Pilpres, terjadi kenaikan sebesar 3,8 persen dibandingkan pada Pileg yaitu menjadi 30 juta, yang asalnya 2,9 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagipula, kata dia, sejauh ini pun Bawaslu belum mensinyalir adanya persoalan DPT seperti duplikasi pemilih di Jabar. "Kami juga menyesalkan kenapa mereka tidak jauh-jauh hari mengungkapkan kalau memang benar ada DPT fiktif, ini kok pas sebentar lagi mau nyontreng baru bilang," sesal Ferry.
Sebelumnya diberitakan tim TI JK-Wiranto menemukan 7 juta pemilih fiktif dalam DPT Pilpres 2009 di 3 propinsi, yaitu Jabar, Jatim, dan Jetang. Mereka mengklaim hal itu merupakan hasil penelusuran tim selama 7 hari terhadap 50 persen data yang mereka peroleh dari KPUD bersangkutan.
(ern/ern)










































