Seperti yang dialami oleh beberapa warga Bandung yang menjadi pelanggan Flexi. Kepada detikbandung mereka mengeluhkan atas kualitas jaringan Flexi yang putus nyambung.
"Saya pikir karena salah pencet. Tapi rupanya sudah mati. Kalau terlalu sering mengganggu juga," kata Fahaz, warga Jalan Rajawali, Kamis (2/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerjaan saya banyak dilakukan by phone. Bisa dibayangkan setiap 3 menit saya harus mengulang telepon. Bagaimana reaksi klien saya," katanya berapi-api.
Penelusuran detikbandung, kondisi ini terjadi sejak pagi. Panggilan selalu putus antara menit ke 3, 5 serta ke 7.
Saat dihubungi, GM Network Servise Telkom Regional III Bandung Bambang Haryasena mengaku hal tersebut dikarenakan trafiknya tinggi. Walaupun lonjakannya tidak mencapai 100 persen kapasitas yang dimiliki Telkom, namun pihaknya langsung melakukan tune up kapasitas.
"Dari evaluasi trafik memang ada peningkatan. Tapi tidak semua daerah. Hanya daerah-daerah padat saja sepertu Jalan Setiabudi, Dago, Jalan Riau, dan lainnya," terangnya.
Karenanya, Bambang mengaku tengah melakukan tune up kapasitas jaringan. Dan dirinya pun menjanjikan malam ini proses tersebut bisa selesai.
"Kita tune up untuk mengangkat performasinya. Kita lakukan tuning parameter saja. Karena dari sisi kapasitas sudah diupgrade pada saat promo Rp 0. Sekarang cukup kita tune lagi sehingga bisa 80-90 persen kapasitas," pungkasnya.
(afz/ern)











































