Tindakan tak terpuji diperlihatkan 15 peserta SNMPTN Bandung. Mereka ketahuan melakukan kecurangan dengan modus menggunakan handphone dan kabel handsfree yang warnanya serupa dengan warna kulit.
Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panitia Lokal Bandung Asep Gana Suganda 15 peserta tersebut tersebar di beberapa lokasi ujian. "Dari keterangan yang kami peroleh dari para peserta, modusnya sama. Sepertinya mereka terkoordinir," ujar Asep ditemui di Sekretariat SNMPTN Panlok Bandung, Gedung Labtek V ITB, Jalan Ganesa, Kamis (2/7/2009).
Menurutnya 15 peserta itu terdiri dari laki-laki dan perempuan, yang sekolahnya tak sama. Modusnya, terang Asep, para peserta menggunakan handsfree berwarna kulit yang disambungkan ke handphone. Ada juga peserta yang menggunakan handsfree sensor yang ditempel di telinga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan para peserta tersebut, mereka dibimbing oleh pelaku melalui telepon. "Dilihat dari keterangan, pelaku seolah-olah mempunyai kunci jawaban," katanya.
Meski demikian, Asep meyakini kunci jawaban yang diberikan pelaku adalah salah. "Pendistribusian soal dan kunci jawaban kan dikawal ketat," tandasnya.
(ern/ern)











































