Dikatakan Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno saat melakukan pengamanan di lokasi kampanye JK-Wiranto di Lapangan Gasibu, Minggu (28/6/2009), Asep merupakan residivis yang baru bebas dari bui pada Maret 2009 lalu karena kasus serupa.
Kejadian penembakan bermula ketika polisi yang tengah berpatroli mencurigai dua orang yang tengah mendorong sepeda motor di Jalan Murdasam, Sabtu (27/6/2009). Kedua orang tersebut adalah Asep dan Yadi Supriyadi (32) warga Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah keduanya diinterograsi, polisi kemudian menggelndang keduanya ke Mapolwiltabes Bandung untuk dimintai keterangan mengenai motor yang diduga hasil curian tersebut.
Dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara Asep berusaha kabur dan polisi menembak punggung Asep hingga tersungkur. Asep tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Sartika Asih.
"Kita sudah berikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun tidak digubris oleh pelaku dan akhirnya kita lumpuhkan," kata Kapolwiltabes.
"Tujuan kita hanya melumpuhkan tapi dalam perjalanan ke rumah sakit pelaku tewas," sambung Imam.
Ia menambahkan, kedua pelaku merupakan residivis kambuhan yang sering beroperasi di wilayah Kota Bandung. Bahkan korban tewas pernah mendekam di Polres Bandung timur, Bandung Tengah, dan Bandung Barat.
"Bahkan keduanya dinyatakan buron oleh Powil Priangan," imbuh Kapolwil, seraya menambahkan Yadi merupakan spesialis pencuri sepeda motor di rumah sakit Kota Bandung dengan modus meminjam motor untuk mengantar pasien.
Saat ini polis tengah melakukan pemeriksaan intensif di Mapolwiltabes Bandung terhadap Yadi.
(ahy/ahy)











































