Hal itu dikatakan anggota tim penanganan penyakit inspeksi khusus RSHS dr primal Sudjana saat berbicang dengan detikbandung via telepon, Jumat (26/6/2009). Menurutnya, kesiagaan telah sejak lama disiagakan sejak isu flu babi mulai merebak.
Dikatakan Primal, saat ini RSHS siap untuk menampung 80 pasien yang diduga terinfeksi virus H1N1. "Flamboyan masuk ke ring 1, ring 2 di tempatkan di ruang perawatan lain, dan ring 3 itu di lantai atas yaitu di ruang emergency," kata Primal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada pasien suspect masuk, otomatis pasien lainya dipindahkan dan kita isolasi pasien suspect tersebut," jelas Primal yang menambahkan pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinkes Kota dan Provinsi untuk memberikan rujukan jika RSHS mengalami lonjakan pasien pasien terinfeksi H1N1.
Primal menambahkan, Alat Perlindungan Pribadi (APP) yang digunakan untuk penanganan pasien terjangkit H1N1 pun tidak terkendala. "Kalau dihitung APP siap untuk 135 hari, kalaupun kurang kita akan meminta tambahan pada Depkes," katanya.
"Persediaan Tamiflu sudah kita tambah dengan jumlah yang ada sekarang menjadi 11.600 tablet," kata Primal.
(ahy/ern)










































