Hal itu dikatakan Yadi (19), warga yang rumahnya berada di belakang Hanggar Lengkung PT DI yang terbakar. Yadi mengaku melihat percikan api berasal dari belakang hanggar yang kecil, di bagian bawah. Menurutnya Hanggar terdiri dari dua bangunan, bagian kecil dan besar. Bahan bangunannya mayoritas dari seng.
"Pertama ada api jam 10.00 WIB, kayanya sih listrik konslet," ujarnya yang merupakan warga Kelurahan Pajajaran Kecamatan Citepus ini. Rumah Yadi berada di belakang hanggar dan hanya terhalang Sungai Citepus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu saksi mata lainnya, Bagus (30), warga sekitar, mengatakan sempat mendengar suara letusan seperti bunyi petasan. "Pas lihat keluar, saya lihat percikan api di bagian belakang hangar," ujarnya.
Pantauan detikbandung, warga di sekitar hanggar tersebut terlihat menjauhi lokasi kebakaran dan memilih menonton dari kejauhan. Sampai saat ini petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api.
Akibat kejadian ini, seluruh pengendara mobil atau motor tidak diperbolehkan melintas. Alhasil lalu-lintas di kawasan PT DI pun tersendat.
(tya/ern)











































