Diduga Kampanye Terselubung, Panwas Panggil Panitia

Pembagian Tabloid Dengan Iklan JK-Wiranto

Diduga Kampanye Terselubung, Panwas Panggil Panitia

- detikNews
Selasa, 23 Jun 2009 16:14 WIB
Diduga Kampanye Terselubung, Panwas Panggil Panitia
Bandung - Panwaslu Kota Bandung menduga adanya kampanye terselubung dalam acara yang diselenggarakan Pemkot Bandung, di Gedung Sabuga, Selasa (23/6/2009). Sebab ada pembagian tabloid yang di dalamnya terdapat iklan pasangan Capres-Cawapres yang akan bertanding dalam Pilpres 8 Juli mendatang.

"Di acara tadi, semua yang menghadiri acara tersebut diberikan tabloid, di mana di bagian sampul tabloid tersebut tercantum gambar salah satu pasangan capres," ujar Ketua Panwaslu Kota Bandung Darwis saat melakukan peninjauan atribut kampanye di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (23/6/2009).

Darwis menambahkan, hal itu seharusnya tidak perlu terjadi dalam acara yang dilakukan oleh Pemkot Bandung. "PNS harusnya netral, ini sesuai dengan Pasal 41 UU 42 Tahun 2008 yang mengatakan PNS harus netral dan tidak boleh terlibat politik praktis," jelas Darwis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, Darwis mengatakan Panwaslu akan memanggil panitia penyelenggara acara tersebut dalam waktu dekat. "2-3 hari ini akan kita panggil penyelenggaraan untuk klarifikasi terkait acara yang diselenggarakan," ujarnya.

Dalam acara penyerahan dana hibah untuk RT dan RW se-Kota Bandung oleh Pemkot di Gedung Sabuga, Selasa (23/6/2009), dibagikan tabloid Tirta (Tabloid Informasi Rakyat Kota) yang berisi iklan pasangan JK-Wiranto. Di tabloid tersebut tertulis Wali Kota Bandung Dada Rosada sebagai penasehat.

Meski begitu Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Disinkom) Kota Bandung Bulgan Alamin mengelak mengatakan tabloid tersebut berasal dari Pemkot. Bahkan mengatakan tidak mengetahui asal mula pembagian tabloid tersebut.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads