Cerita unik ini berawal dari sambutan Dede Yusuf saat mendampingi JK Ponpes An-Nashuha di Kalimukti, Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, Selasa (23/6/2009), sembari bersilaturahmi dengan para ulama NU.
"Saya kebetulan salah satu keluarga nahdliyin seperti Pak Wapres," kata Dede mengawali, seperti dikutip dari surat elektronik yang diterima detikbandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dede juga mengaku senang Wapres sering berkunjung ke Jabar, terutama masuk ke pesantren-pesantren. "Dekat ulama insya Allah berkah. Saya dulu kalau tidak sering datang ke Cirebon dan tidak dekat ulama, mana mungkin jadi wakil gubernur," tegas Dede.
Wapres yang mengaku datang untuk melihat dari dekat dan mendengar masukan langsung dari masyarakat ini pun menimpali. "Saya Jusuf Kalla, di sini ada Dede Yusuf. Dulu satu Yusuf di Mesir bisa menyelesaikan kekeringan ratusan tahun. Sekarang ada dua Yusuf di Indonesia, insya Allah bisa menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa. Apalagi jika dua Yusuf ini bersatu," kilah Wapres yang disambut tepuk tangan sekitar 1.000 hadirin.
Kunjungan JK ini selain didampingi Dede, juga Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar yang turut menyambut di Bandara Kedungan, Cirebon.
JK datang sebagai Wapres untuk silaturahmi dengan keluarga besar Ponpes An-Nashuha, para nelayan, dan petani di wilayah Cirebon.
Meski acara resmi kenegaraan, di sepanjang jalan tampak sejumlah massa pendukung pasangan JK-Wiranto yang membawa poster dan spanduk. Salah satu poster yang banyak dikibarkan di jalanan berbunyi "JK-Wiranto Pasangan Nusantara". Menjelang arena acara, tampak juga bendera-bendera Partai Golkar.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































