Hal itu disampaikan oleh Agus Helmi, Manager Operasional dan Pemasaran Kanwil XI Perum Pegadaian Bandung, ketika ditemui detikbandung di kantor pusat Perum Pegadaian Bandung, Jl Pungkur, Selasa (23/6/2009).
Menurut Helmi, masih jarangnya masyarakat yang menggunakan jasa pegadaian di musim liburan dan tahun ajaran baru ini, sebab liburan baru dimulai dan sekolah masih belum menerima pendaftaran siswa baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helmi memprediksi puncak jumlah nasabah pegadaian menjelang TAB dan liburan akan terjadi di pertengahan Juli mendatang. "Biasanya puncaknya terjadi seminggu menjelang TAB, atau ketika sekolah-sekolah sudah membuka pendaftaran. Ya, kira-kira pertengahan Juli ini lah," tutur Helmi.
Berdasarkan data tahun 2008, menjelang liburan sekolah dan TAB jumlah nasabah pegadaian meningkat 20 persen dari bulan-bulan sebelumnya. "Saat ini peningkatannya masih berkisar 4-5 persen dari bulan ke bulan," ujar Helmi.
Helmi menambahkan mayoritas pengguna jasa pegadaian menjelang TAB dan liburan, adalah kaum menengah bawah yang rata-rata pekerjaannya adalah pedagang.
"Besaran pinjaman menjelang TAB dan liburan berkisar antara Rp 5 juta sampai Rp 20 juta, yang artinya masuk ke golongan c dengan bunga 1,2 persen per 15 hari," sambung Helmi.
Menurutnya, menjelang TAB dan liburan ini 247 outlet pegadaian se-Kanwil Bandung telah siap untuk melayani para pengguna jasa pegadaian.
"Jangan kuatir, kita sudah menyiapkan dana yang besarannya bisa berapa saja dalam rangka liburan dan TAB ini, dan untuk masyarakat Bandung dan sekitarnya yang ingin mengajukan pinjaman kami menjamin tidak akan memakan waktu lama. Cukup lima belas menit paling lama jika syarat-syaratnya sudah lengkap," pungkas Helmi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(dip/ern)











































