Karena itu, keluarga pun meminta KBRI di Riyadh untuk memastikan penyebab meninggalnya Antin. "Kalau memang meninggal akibat terbakar, seperti apa penyebabnya. Kami ingin KBRI di Riyadh atau perusahaan penyalur Antin menjelaskan sebenarnya," ujar adik kandung Antin, Dadan Kadarusman (29) penuh harap, Jumat (19/6/2009).
Menurut Dadan, keluarga mempertanyakan persolan tersebut ialah hal wajar. Kecemasan keluarga kian terasa karena hingga kini jenazah Antin belum diketahui keberadaannya. "Intinya, keluarga harus tahu penyebab meninggal Antin. KBRI di Riyadh diharapkan terbuka, " tegas Dadan.
Antin dikabarkan tewas terbakar, berdasarkan pemberitahuan dari PT Gapura Duta Persada yang memberangkatkan Antin. Informasi ini diperkuat fax dari KBRI di Ryadh nomor BB-273/Ryadh/V/09 tertanggal 31 Mei 2009. Surat tersebut dikirim perwakilan RI di Ryadh kepada Menlu melalui Direktur Perlindungan WNI, juga kepada Menakertrans dan direktur PT Gapura Duta Persada.
Dalam surat tersebut, Antin disebut meninggal karena terbakar. Namun kolom informasi kapan Antin meninggal tidak diisi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(bbp/lom)











































