Acara Malam Minggu Terganggu

Geng Motor Makan Korban Lagi

Acara Malam Minggu Terganggu

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 19 Jun 2009 10:59 WIB
Acara Malam Minggu Terganggu
Bandung -

Berakhir pekan adalah waktu yang istimewa bagi banyak orang khususnya muda mudi. Namun aksi geng motor yang sampai memakan korban jiwa di Bandung belakangan ini, membuat malam minggu terganggu.

Adalah hal yang wajar jika orang ingin lebih lama menikmati waktu di luar rumah pada akhir pekan, setelah lima atau enam hari menjalani rutinitas yang melelahkan.

Di Bandung, saat akhir pekan keramaian terlihat tidak hanya di sepanjang Jalan Djuanda, tetapi juga di tempat-tempat nongkrong yang tersebar di banyak titik. Tetapi maraknya aksi geng motor belakangan ini membuat resah, terutama pengendara motor yang pulang malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dituturkan Dani Nugraha (26), pegawai swasta, yang sering pulang malam karena bekerja atau jalan-jalan bersama kerabat menggunakan motor. Kini ia berpikir dua kali untuk keluar malam, terutama pada pukul 21.00 WIB ke atas.

"Seharusnya malam minggu kita bisa santai, bersenang-senang. Tetapi sekarang saya khawatir keluar malam, takut bertemu langsung atau berpapasan dengan mereka. Polisi harusnya mengawasi lokasi-lokasi yang rawan dan di perempatan-perempatan," ujarnya.

Hal serupa juga dituturkan Galuh Nazrul Furqon (19), mahasiswa Akper Cianjur. Ia punya pengalaman saat malam hari saat malam minggu, berpapasan denga segerombolan geng motor. Ia sempat dipepet sekitar 15 motor, namun tidak sampai dianiaya.

"Tentu saja cemas dipepet seperti itu. Seharusnya ada penjagaan di titik-titik tertentu juga persimpangan. Jadi akan terdeteksi jika ada yang konvoi. Jika tidak menggunakan helm, lebih baik segera dikejar dan ditindak," serunya.

Dilajutkan Galuh, tidak mungkin aktivitas berkumpul pemuda yang dilarang. Tetapi mungkin bisa diarahkan agar kegiatannya lebih positif seperti kebanyakan klub motor yang punya AD/ART dan program kegiatan yang jelas. "Jadi haru jelas kelompoknya seperti apa," pungkas Galuh.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(lom/lom)


Berita Terkait