Terlibat Geng Motor, Tidak Akan Dapat Surat Kelulusan

Geng Motor Makan Korban Lagi

Terlibat Geng Motor, Tidak Akan Dapat Surat Kelulusan

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 11:27 WIB
Terlibat Geng Motor, Tidak Akan Dapat Surat Kelulusan
Bandung - Terkait kembali maraknya isu geng motor, Yayasan Badan Perguruan Indonesia (YBPI) menegaskan pihaknya tidak akan memberikan tanda kelulusan kepada siswanya yang terbukti terlibat komplotan geng motor.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Kepala Sekolah YBPI Yaya Supiyana saat ditemui detikbandung di komplek sekolah BPI, Jalan Burangrang No 8, Kamis (18/6/2009).

"Jelas kita tidak akan memberikan surat tanda kelulusan jika diketahui selama mereka di sekolah mengikuti kegiatan seperti geng motor. Bukan saja prestasi tapi juga sikap yang menjadi penilaian siswa," kata Yaya yang juga menjabat sebagai Kepsek SMP BPI 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yana, sapaan akrab Yaya, menambahkan, dari awal siswa masuk ke sekolah, pihaknya telah mengirimkan surat pernyataan kepada tiap orangtua siswa untuk melarang anak-anak mereka bergabung atau berkegiatan tanpa kewenangan dari sekolah.

"Kalau pun ada yang terlibat, itu di luar sepengetahuan kita, karena sudah dari awal orangtua diminta menjaga ketat anak-anaknya selama berada di luar pengawasan sekolah," kata Yana.

Ia mengaku, pihaknya sudah memaksimalkan pengawasan dengan aparat polisi setempat untuk mengawasi para siswanya selama berada di luar lingkungan sekolah.

"Jika ada laporan dari polisi yang mengatakan siswa kita terlibat, kita akan tindak tegas, namun melalui musyawarah dengan pihak orangtua tentunya," kata Yana.

Polisi dalam pekan ini berhasil meringkus sedikitnya 16 anggota geng motor XTC yang mayoritas masih terbilang remaja dengan usia rata-rata 17-18 tahun.

Cukup mengejutkan karena salah satu anggota geng XTC yang ditangkap polisi masih berusia 15 tahun. Pelaku mengaku dirinya sebagai pelajar kelas 1 SMU BPI 1 Bandung.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/lom)


Berita Terkait