Dari enam anggota geng XTC yang ditangkap polisi karena dugaan penganiayaan, salah satunya bernama Diki Pratama Putra dan masih berusia 15 tahun. Diki mengaku masuk geng hanya coba-coba pergaulan baru.
Kepada wartawan, remaja kelas 1 sebuah SMU swasta ternama di Kota Bandung ini mengatakan ketika kejadian penganiayaan terhadap tiga orang remaja tepat di depan PT Beten di Jalan A H Nasution, Minggu (31/6/2009) dini hari. Dirinya hanya menyaksikan enam anggota XTC menganiaya secara brutal Irwan Nurdin Rohiman (18), Asep (17), dan Angga (18).
"Saya tahu XTC setelah diajak teman-teman di sekitar rumah, pingin coba-coba saja ikut gabung saja dengan gank XTC," kata Diki sambil terus menutupi mukanya dengan kedua telapak tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu Diki dibonceng oleh rekannya yang juga turut tertangkap. Akibat dari ulah kawanan bermotor ini, Angga yang menjadi korban penganiayaan meninggal dunia setelah sebelumnya dirawat di RS Santo Yusuf.
Diki mengaku menyesal harus menjalani pengalaman pahit akibat ulah dari komplotan XTC. "Takut mah takut tapi mau gimana lagi, saya terjerumus saja ikutan geng," sesal Diki.
Penganiayaan yang terjadi akhir Mei lalu terbilang sadis, kawanan XTC yang berjumlah tujuh orang tersebut memepet kendaraan korban yang kala itu tiga orang dalam satu motor.
Akibatnya kendaraan korban terjatuh. Seketika saja para kawanan tersebut memukuli bertubi-tubi tiga korban. Bukan hanya dengan tangan kosong, dari balok sampai dengan senjata tajam mereka pergunakan untuk menganiaya korbannya.
Selain itu, korban Angga yang meninggal dunia setelah sempat mendpatkan perawatan selama dua hari di RS Santo Yusuf digilas tubuhnya oleh tersangka AL yang kini menjadi DPO.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(bbp/lom)











































