"Majikannya (Onis) sudah kirim biaya pemulasaran jenazah ke keluarga korban lewat transfer dan sudah diambil suami korban," kata Sekretaris Desa asep Sutarya, saat dihubungi detikbandung via telepon, Rabu (17/6/2009).
Untuk besaran santunan majikan yang mempekerjakan Onis, diakui Asep, dirinya tidak mengetahui jumlah tersebut. "Saya tidak tahu berapa, saya cuma menyampaikan kalau kiriman sudah sampai," jawab Asep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tunggu di sini saja, nggak nyusul ke bandara," kata Asep, seraya menambahkan keluarga telah bersiap menyambut kedatangan jasad Onis di kediamannya di Desa Kampung Cijati, Desa Sarimukti, RT 3 RW 13, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Asep menambahkan, pejabat di jajaran Kabupaten Bandung Barat rencananya akan melayat jenazah Onis, seperti Bupati Bandung Barat dan juga Disnakertrans KBB.
"Sepertinya dua hari ini rumah keluarga almarhumah akan sibuk dengan pejabat," selorohnya.
Onis berangkat menjadi TKI ke Malaysia pada tanggal 24 Desember 2008 melalui perusahaan PT Dwi Cahya Primadona yang beralamat di Cileungsi. Diketahui PJTKI penyalur Onis telah ditutup 5 bulan lalu.
Berdasarkan data Konjen RI di Kuching, Onis ditemukan tewas 26 Mei 2009 di rumah majikannya oleh kepolisian Sibu, Serawak. Sementara keluarga mendapatkan kabar tersebut 3 Juni 2009. Rencananya hari ini jasad Onis tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pukul 17.30 WIB.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/lom)











































