Onis Sempat Kirim Surat 1 Kali Pada Keluarga

TKI Gantung Diri di Malaysia

Onis Sempat Kirim Surat 1 Kali Pada Keluarga

- detikNews
Senin, 15 Jun 2009 13:07 WIB
Onis Sempat Kirim Surat 1 Kali Pada Keluarga
Bandung - Tiga bulan setelah pergi ke Malaysia, Onis (39) TKI yang dikabarkan tewas gantung diri di rumah majikannya itu, sempat mengirimkan surat kepada keluarganya. Surat yang dia tulis dengan patah-patah tanpa tanda baca itu, surat pertama dan terakhir yang diterima keluarga.

Sarifudin (27), anak pertama dari Onis, mengaku menerima surat dari ibunya sekitar bulan Maret. Namun dia lupa lagi tanggal persisnya. "Dalam suratnya, mamah bilang sehat dan juga cerita kalau majikannya baik, kerja tanpa tekanan," ujarnya saat ditemui di kediaman Onis di Desa Sarimukti, Kampung Cijati, RT 3 RW 13, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Senin (15/6/2009).

Sarifudin bercerita, ibunya yang tak tamat SD itu tidak pandai menulis. Karenanya sebelum berangkat, Onis sempat diajari menulis surat oleh anak keduanya Dedi (20) dan anak ketiganya Yuli (12). Onis berangkat ke Malaysia pada tanggal 24 Desember 2008 di bawah PJTKI Samudera Pasifik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benar saja, surat yang ditunjukkan pada wartawan sebanyak dua lembar itu, berisi tulisan yang patah-patah, tanpa tanda baca sama sekali. Perlu membacanya berulang kali untuk memahami isi surat itu.

Onis mengaku mendapatkan gaji 300 ringgit per bulan dan juga menuliskan jika dia menyelipkan uang 60 ringgit dalam suratnya untuk keluarga. Namun, Sarifudin mengaku tak menemukan uang yang dikirimkan ibunya itu.

Selain itu, dalam suratnya juga Onis berpesan kepada keluarganya agar tak sering memarahi kedua anak perempuannya yaitu Yuli (12) dan Depi (5). "Sing Hapunten, Yuli, Depi ulah dicarekan wae, nitip ka kaluwarga (Maaf, Yuli, Depi, jangan dimarahin saja, nitip sama keluarga," katanya.

Menurut Sarifudin, ibunya juga minta suratnya cepat dibalas karena dia akan dipindah tugas. "Tapi kita belum balas, karena alamatnya enggak jelas," ujar Sarifudin.

Keluarga mendapatkan surat tanggal 3 Juni 2009 dari Konjen RI di Kucing yang mengabarkan jika Onis ditemukan meninggal dengan gantung diri di rumah majikannya pada 26 Mei 2009. Jenazah kini berada di Hospital Sibu dan kematiannya dalam proses penyelidikan kepolisian setempat.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ern/ern)


Berita Terkait