"Kedepan sudah saatnya anggaran daerah difokuskan ke belanja langsung, bukan seperti sekarang yang lebih berat ke anggaran belanja tidak langsung," tutur Heryawan dalam Temu Wicara Gubernur Jabar dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah, Jumat (12/6/2009).
Heryawan mencontohkan saat ini kebanyakan dinas untuk meminta saran saja harus mengadakan seminar. "Itu kan sebenarnya hanya membuang-buang anggaran," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heryawan berjanji akan memasukkan pos dana revisi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Antara lain penggunaannya untuk mereduski tingkat pengangguran dan kemiskinan masyarakat Jawa Barat yang masih tinggi.
Untuk langkah riilnya Heryawan berjanji untuk melakukan perbaikan infrastruktur, diversifikasi energi dan peningkatan ketahanan pangan.
(dip/ema)










































