Capres-Cawapres Jangan Cuma Tebar Pesona ke Pasar Tradisional

Capres-Cawapres Jangan Cuma Tebar Pesona ke Pasar Tradisional

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 11 Jun 2009 11:08 WIB
Capres-Cawapres Jangan Cuma Tebar Pesona ke Pasar Tradisional
Bandung - Kunjungan capres-cawapres ke pasar-pasar tradisional disambut baik para pedagang. Tetapi belajar dari pengalaman selama ini, kunjungan tanpa perhatian riil saat terpilih justru membuat sakit hati.

Hal ini diungkapkan Ketua Perjuangan Pedagang Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jawa Barat Usep Iskandar Wijaya. Dituturkannya, para pemimpin yang saat kampanye mengaku pro terhadap pasar tradisional khususnya di Jawa Barat, harus benar-benar menunjukkan tindakan riil.

"Jangan kedatangan calon-calon presiden atau calon wakil presiden sebagai seremonial saja. Kami meminta riil pelaksananaannya, kunjungan-kunjungan ini jangan hanya untuk satu kepentingan saja," ujar Usep kepada detikbandung, Kamis (11/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Usep, pedagang yang tergabung dalam Pesat di Jabar saat ini mencapai 7 juta orang. Mereka memilih bergerak dalam wadah Pesat sejak Juni 2008, untuk menyikapi persaingan dengan pasar moderen.

Beberapa pelanggaran yang sebenarnya terlihat secara kasat mata tetapi dibiarkan oleh para pemimpin, dicontohkan Usep seperti aturan jarak pasar tradisonal dan pasar modern. "Seharusnya minimal 600 meter, tetapi yang terjadi hanya 100 meter. Ini dibiarkan saja seperti itu," sesalnya.

"Saat ini kan calon-calon presiden mengusung ekonomi yang pro rakyat. Seharusnya yang menang nanti bisa membuat aturan-aturan yang bisa disampakan sampai terlaksana di tingkat daerah," tandas Usep.

Di Kota Bandung saat ini ada 40 pasar tradisional, namun pasar modern jumlahnya kini jauh lebih banyak. Ketidakadilan ini menambah tekanan bagi para pedagang, karena untuk mendapatkan modal pun lebih sulit dibanding pasar modern.
"Itu juga perlu dipikirkan. Pemerintah khususnya perbankan perlu menyediakan pinjaman tanpa agunan dengan bunga rendah untuk para pedagang pasar tradisional, khususnya di Jabar," tandasnya.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(lom/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads