Hal itu dikatakan KSAD seusai mengikuti Upacara Pembukaan Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabbiniscab) Tahun Anggaran 2009 di Pusat Kesenjataan (Pussen) Arhanud Kodiklat TNI AD, Jalan Sriwijaya, Cimahi, Selasa (9/6/2009).
"Alutista Angkatan Darat secara umum kita cukup. Porsentasenya 60 persen lah cukup," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kondisinya seperti itu, tapi kalau pasukan 100 persen siap. Jadi, kalau ada operasi dan perintah dari Panglima kita siap," sambung KSAD.
Namun, Agustadi menyanggah jika jatuhnya Heli Balcow di Cianjur Selatan, Senin (8/6/2009), karena ketidaklayakan alutsista yang digunakan.
"Kecelakaan bukan karena logistik. Tidak ada hubungannya dengan itu," tegas Agus, seraya menambahkan heli laik terbang berdasarkan hasil pengecekan teknisi sebelum heli dioperasikan.
Disinggung porsentase ideal alutsista, KSAD berharap 100 persen alutsista laik operasional.
"Idealnya 100 persen, apabila didukung anggaran negara, ya maunya seperti itu. Tapi anggaran yang ada seperti itu," kata Agus, seraya menambahkan 40 persen alutsista yang tidak laik akan diperbaiki atau dibeli baru.
Alokasi angaran tahun 2009 TNI AD berjumlah Rp 16 triliun. Jumlah tersebut digunakan untuk gaji pasukan senilai Rp 14 triliun serta belanja dan perawatan alutsista sebesar Rp 2 miliar.
(ahy/ern)










































