Leo Batubara: Bisnis Pers Mirip Bisnis Dinosaurus

Leo Batubara: Bisnis Pers Mirip Bisnis Dinosaurus

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 09 Jun 2009 13:28 WIB
Bandung -

Wakil Ketua Dewan Pers Sabam Leo Batubara mengatakan sejalan perkembangan teknologi canggih, saat ini bisnis media merupakan bisnis padat modal. Bahkan, bisnis pers ibarat bisnis dinosaurus.

"Bisnis pers mirip bisnis binatang dinosaurus. Agar tetap eksis dan berkembang, binatang dinosaurus perlu tanah berumput luas. Bila keperluan itu tak tersedia, dinosaurus punah," jelas Leo saat membuka diskusi 'Jurnalisme Warga' yang digelar Dewan Pers di Ruang Gracia 1, Hotel Ciumbuleuit, Jalan Ciumbuleuit, Bandung, Selasa (9/6/2009).

Leo mengatakan, bisnis pers itu tentunya memerlukan pembaca, pendengar, pemirsa dan pengiklan. Untuk mendapatkannya maka diperlukan modal besar. Dia menambahkan, bila khalayak atau target pasar serta pengiklan tak didapat, maka otomatis modalnya pun akan punah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, dalam acara tersebut, Leo memaparkan kondisi perusahaan media massa di Indonesia. Dari data berbagai sumber, kata Leo, hingga 2008 jumlah perusahaan media cetak di Indonesia sebanyak 1.008. Sementara jumlah perusahaan media elektronik yaitu stasiun televisi sekitar 250 dan stasiun radio sekitar 2.000.

Dia juga menyebut, pengguna internet di Indonesia mencapai 20 juta dengan jumlah pemegang telepon genggam sebanyak 50 juta. "Surat kabar primadona masa lalu. Televisi adalah primadona sekarang. Di masa mendatang, internet menjadi primadona," katanya.

Diskusi 'Jurnalisme Warga' ini menghadirkan beberapa pembicara yaitu Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) Priyambodo, Anggota Dewan Pers Garin Nugroho dan Pimred detikcom Budiono Darsono. Acara ini dihadiri juga oleh para blogger, perwakilan media massa, pegiat jurnalistik, dosen, mahasiswa dan warga umum lainnya.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads