"Monumen yang mana, saya ngga tahu. Memang ada (monumen-red) di Jalan Kepatihan?" kata Yogi Supardjo, Kepala Dinas Pertamanan Kota Bandung yang ditemui Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Senin (8/6/2009).
Ketika disnggung lebih lanjut seputar kepemilikan dan pengelolaan monumen tersebut Yogi menyebut kemungkinan monumen tersebut adalah milik kabupaten. "Itu mungkin punya kabupaten," kata Yogi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah kalau monumen itu saya tidak tahu punya siapa, kita sudah cek ke aset pemkot dan Pemda Jabar tapi tidak terdaftar," jelasnya. Ditambahkan Arif, monumen yang berada di bawah pengelolaan Distam Kota Bandung tak lebih dari 20 buah.
Dikatakan Arif, dirinya juga tidak mengetahui asal-usul ataupun cerita sejarah mengenai pembangunan Monumen Bambu Runcing tersebut. "Kalau ceritanya saya tidak tahu tentang apa," kata Arif.
Namun menurut Arif, bisa jadi yang memiliki monumen tersebut adalah Pemprov Jabar. "Mungkin itu aset provinsi," ujar Arif. (tya/ern)











































