Sedianya proses audiri akan digelar 12 hingga 14 Juni nanti, lalu dilanjutkan dengan proses karantina dari 20 hingga 26 Juni 2009. Lalu 26 Juni di Sabuga akan digelar grand final puteri Indonesia wilayah Jabar.
"Untuk sementara kita undur, kemungkinan terburuk, tidak ada acara gebyar untuk pemilihan puteri Indonesia Jabar, jika dalam dua bulan ke depan kondisinya masih seperti ini," ujar Dirut Republik Talenta Okti Nanto Fredi Friantoro, penyelengara resmi pemilihan Puteri Indonesia wilayah Jabar saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin (8/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah habis-habisan untuk acara ini. Ada beberapa sponsor yang sudah bersedia dan kita naikkan dalam publikasi kami, ternyata saat kita tagihan pertama menjadi ngambang kembali. Dana kita sudah keluar banyak, makanya ini tak bisa kami lanjutkan lagi," kata dia.
Okti menyatakan pihaknya akan melihat perkembangan dua bulan ke depan, jika ada sponsor yang akan membiayai, maka proses pemilihan Puteri Indonesia akan digelar secara gebyar. "Kalau enggak, ya paling proses audiensi hanya ada di hadapan dewan juri," jelas Okti.
Ketika ditanya berapa peserta yang sudah mendaftar, Okti menyatakan yang mengambil formulir sudah mencapai seratusan orang, namun yang mengembalikan baru 30 orang.
(ern/ern)











































