Hal itu dikatakan Purnomo saat menggelar jumpa pers mengenai kinerja Bank Danamon di kwartal pertama tahun 2009 didampingi Wakil Direktur Utama Bank Danamon Jos Luhukay, di Hotel Luxton, Jalan Ir H Juanda, Jumat (5/6/2009).
"Rata-rata non performing loan atau kredit macet bank di atas 3 persen, sementara Danamon masih di bawah angka tersebut yaitu 2,7 persen," kata Purnomo. Menurutnya, hal itu disebabkan pembayaran kredit oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berlansung lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berbadan hukum itu sangat penting, sehingga kita bisa mempailitkan usahanya atau menyita," kata Jos.
"Pembukuan pedagang mikro bisa dibilang jorok," sambung Jos mencontohkan.
Ketika disinggung mengenai turunnya suku bunga kredit perbankkan yang selama ini masih dirasa cukup tinggi, Jos enggan menjawab rinci terkait hal itu. "Kita pengennya cepet-cepet, karena nggak mungkin pasang dana kredit tinggi, jangan-jangan nanti enggak laku," seloroh Jos.
(ahy/ern)











































