"Pembongkaran ini inisiatif kami (panitia-red), kami tidak mau berpolemik dengan masyarakat dan membebani pemerintah," ujar Ruben kepada detikbandung ketika dihubungi via telepon, Jumat (5/6/2009).
Dikatakan Ruben, pihaknya yang menjadi pelaksana dari perusahaan rokok yang bersangkutan tidak memiliki unsur komersil dalam visi misinya membangun monumen musisi tersebut. "Visi misi kami adalah menampung aspirasi, untuk menunjukkan banyak musisi daerah yang bisa jadi hero (pahlawan-red) di tingkat nasional. Tapi kalau dianggap komersil dan mengganggu ya kita tarik (bongka-red) saja," ujar Ruben.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung apakah monumen tersebut akan kembali dipasang di tempat lain, Ruben berujar "Sepertinya tidak akan kita pasang," katanya.
(tya/lom)











































