"Saya rela kalau polisi gali makamnya, karena selama ini simpang siur apakah anak saya tewas kecelakaan atau dianiaya," ujar Dede kepada wartawan di rumahnya Jalan Cipaera Selatan, Gang Murtamad, RT 02 RW 04, Kelurahan Malabar Kecamatan lengkong, Kamis (4/6/2009).
Dede juga mengatakan dirinya sudah merelakan kepergian anaknya itu, tapi tidak begitu dengan penyebab kematiannya yang masih disangsikan. "Sampai saat ini kita belum tahu apa penyebabnya," kata Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kasus dugaan penganiyaan yang menewaskan Singgih tersebut ditangani Satreskrim Polwiltabes Bandung. (tya/ern)










































