"Beberapa hari sebelum meninggal, Alo (panggilan Singgih, red) pernah merayakan ulang tahunnya di Punclut. Kalau saat ke Lembang, kami hanya main saja," ujar salah seorang rekan almarhum berinisial AM (16), Kamis (4/6/2009).
Namun, tragedi duka terjadi saat mereka pulang dari Lembang. Singgih menutup usia dengan tubuh ditemukan tergeletak di aspal tepi jalan, tepatnya depan SMPN 5, Jalan Jawa, Kota Bandung, Minggu (24/5/2009) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat sepeda motor masing-masing ditumpangi dua orang, berhasil meloloskan diri. Sementara sepeda motor yang ditumpangi AM dan Singgih justru terkepung. Bahkan, AM mengaku dipukuli dan beruntung hanya menderita luka ringan.
Keesokan harinya, Senin (25/5/2009), semua rekan almarhum mendapat kabar mengejutkan. Singgih dinyatakan meninggal dunia. "Saya tak menyangka dengan kejadian itu," ungkap AM.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(bbn/lom)
