Hal ini dituturkan teman yang juga tetangga korban Ichsan (15) saat berbincang dengan detikbandung di kediaman korban di Jalan Cipaera Selatan, Geng Murtamad, RT 02 RW 04, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Rabu (3/6/2009).
"Dia mengaku ke saya kalau dia anggota geng," kata Ichsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lupa lagi kapan, dia pernah 'ribut' di Cicadas," jawab Ichsan.
Ibunda korban, Dede Heriyani (45), mengatakan, selama ini korban yang meruoakan putra sulung dari enam bersaudara tersebut dinilai sebagai anak yang pendiam.
"Dia nggak banyak minta, selalu nurut kalau dikasih nasihat," ucap Dede.
Selama ini, imbuh Dede, anaknya jarang absen untuk tidur di rumah. Kalaupun main sampai lewat tengah malam, putranya tersebut selalu beralasan bahwa korban bermain di rumah rekannya di kawasan Baranang Siang.
Singgih Heriyadi ditemukan tewas di Jalan Jawa, Minggu (24/6/2009) subuh. Singgih diduga menjadi bulan-bulanan sekelompok orang yang tengah berkumpul di kios yang tepat berada di seberang SMPN 5. Hal ini dituturkan salah satu rekan korban yang ternyata bersama-sama dengan Singgih dihadang dan dipukuli pada saat kejadian.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/lom)










































