Untuk mengungkap kasus tewasnya Singgih Heriyadi alias Alo (16), polisi berencana mengotopsi kembali jenazah korban. Namun penggalian makan korban ini dilakukan jika ada tersangka yang tertangkap.
Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Arman Achdiat menyatakan, hal ini kemungkinan perlu dilakukan untuk mempermulus pengungkapan kasus tewasnya Singgih.
"Bila pelakunya nanti tertangkap, kemungkinan kami akan menggali makam korban untuk mengutopsi jenazahnya," ujar Arman di Mapolwiltabes Bandung, Rabu (3/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini pun, kata Arman, masih dalam penyelidikan. Namun begitu, hingga kini polisi belum menetapkan satu pun tersangka.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (bbp/lom)











































