Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Nugroho Aji Wijayanto menyebutkan bahwa Sanusi merupakan target yang mereka incar sejak lama.
Namun saat ditemui wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Rabu (3/6/2009), Sanusi membantahnya. Meski mengakui paket kecil sabu seberat 0,5 gram ditemukan di mobilnya, namun ia membantah sebagai pemiliknya.
"Saya bukan pengedar, bukan pemakai. Saya tidak tahu bahwa di laci mobil itu sabu-sabu. Saya hanya disuruh mengantar saja. Saat itu memang ada orang yang mau mengambil barang tersebut," tuturnya.
Ketika ditanya mengapa melarikan diri, Sanusi berkilah bahwa hal tersebut reflek dilakukannya karena takut. "Itu reflek saja, saya takut ditangkap. Saya sebentar lagi mau selesai skripsi," ujarnya.
Namun menghadapi kasus yang sedang menjeratnya sekarang, Sanusi mengaku pasrah. "Saya bukan pemakai, tetapi karena sudah tertangkap sudahlah. Saya pasrah saja. Saya tahu risikonya saya bisa dipecat dari IPDN," ujarnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































