Saat berbicara dengan wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (2/6/2009), Reza mengakui dirinya bukan sekali ini saja terlibat obat-obatan terlarang. Pada September 2008 hingga Januari 2009, dia sempat berjuang di sebuah pusat rehabilitasi di Jakarta untuk lepas dari ketergantungan terhadap obat-obatan.
Usai proses rehabilitasi, Reza pun kembali ke Bandung untuk melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran. Dituturkan Reza, selama periode Februari hingga Maret, ia sempat hidup sehat. Namun pada April, ia kembali mengonsumsi ganja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kedekatannya dengan obat-obatan terlarang ternyata terendus polisi, hingga penangkapan dengan barang bukti 0,15 gram putaw yang ditemukan di kamar kosnya.
"Ya, saya menyesal sekarang. Saya tidak ingin mengulanginya kembali," ucap Reza.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































