Sopir angkot jurusan Kalapa-Ledeng yang menabrak 2 gerobak dagangan dan 1 motor di depan SD Lengkong Besar hingga mengakibatkan kepala seorang anak TK bocor, Selasa (2/6/2009) ternyata baru satu hari menjadi sopir angkot. Saat mengendarai angkot, Eko Sujarno (40) mengaku sedang banyak pikiran akibat beban ekonomi yang menimpanya.
"Saya bingung, empat orang anak saya sedang sekolah dan mulai masuk tahun ajaran baru," kata Eko kepada wartawan dengan muka pucat di lokasi kejadian, Jalan Lengkong Besar.
Eko mengatakan sejak mulai berangkat dari Terminal Ledeng sampai akhirnya menyeruduk gerobak, dirinya baru berhasil mengangkut satu penumpang saja. Namun Eko menyatakan dirinya saat itu tidak dalam kondisi ngebut. Dari penuturannya, Eko juga memiliki SIM A untuk mengendarai angkot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum jadi sopir angkot, Eko mengaku sebelumnya bekerja sebagai pedagang sayur di Jakarta. Eko yang baru berada di Bandung selama 3 hari ini tinggal bersama seorang teman di daerah Ledeng.
Dengan adanya kejadian ini, Eko mengaku pasrah. "Saya pasrah aja lah apapun terjadi," katanya sambil terlihat bingung. Saat ini Eko telah diamankan ke Polsek Lengkong.
Sementara itu dari data yang dihimpun detikbandung, seorang anak TK korban luka dalam kejadian ini diketahui bernama Geri. Dia merupakan murid TK Al Ikhlas yang lokasi sekolahnya berada di belakang SD Lengkong Besar, tempat kejadian tabrakan. Menurut keterangan Dedi (45) tukang surabi di lokasi, mengatakan saat itu Geri sedang jajan. (tya/ern)











































