persen dari pasar ponsel nasional. Bahkan mereka (vendor ponsel cina merek lokal-red) optimistis bisa memperoleh pangsa pasar hingga 30 persen pada akhir tahun depan.
Ditemui detikbandung usai peresmian Asiafone Service Center di Bandung Elektronik Center (BEC), Herman Zhou, Presiden Direktur PT Zhou Internasional (pemegang merek Asiafone), mengaku pede meraup ceruk pasar ponsel. Pasalnya, saat ini respon pasar sangat bagus, terutama pasar di luar Jawa.
"Jangan pernah meremehkan merek lokal. Market share penjualan ponsel secara nasional, merek lokal meraup pangsa 8 persen atau 2,7 juta unit. Ini data year on year 2007 ke 2008. Padahal, ponsel ini baru muncul 2007. Jadi tak heran jika target akhir tahun bisa mencapai 30 persen pasar nasional," katanya optimis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dominasi merek mapan patah di pulau tersebut. Sebut saja Nokia dan Sony Ericsson yang selalu mendominasi pasar. Tapi kini penjualan dua besar dipimpin Nokia dan selanjutnya merek lokal," ungkapnya.
Asiafone sendiri mencatat bahwa dari total penjualan mereknya, hampir 95 persen diantaranya berasal dari luar pulau Jawa. Sementara di Pulau Jawa sendiri hanya dari Jakarta dan Surabaya yang bagus penjualannya.
(afz/tya)










































