Penuhnya reservasi sebelum pemutaran pada Jumat (29/5/2009), menandakan antusiasme yang tinggi dari para penonton. Bahkan satu jam sebelum pemutaran, studio NFT-2 telah penuh.
Selain beberapa orang dari kalangan komunitas cinema dan industri kreatif Inggris, para mahasiswa dari London dan sekitarnya juga datang. Termasuk beberapa mahasiswa dari negara-negara di Eropa seperti Swiss, Belgia dan para pengunjung dari Asia dan Amerika latin seperti Vietnam, Chile juga Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara dilanjutkan diskusi yang dibawakan Dr. Ben Murtagh, dosen dari School of Oriental and African Studies (SOAS) University of London sebagai moderator. Diskusi tersebut menghadirkan Adi Panuntun sebagai produser, Roland Samosir sebagai eksekutif produser, sutradara Sammaria Simanjuntak dan Sunny Soon, salah satu aktor 'cin(T)a'. Berbagai topik mengenai industri kreatif dan isu multikultur dibahas pada diskusi ini.
Pemutaran perdana terbatas yang didukung KBRI dan PPI UK ini adalah salah satu upaya untuk semakin menggiatkan pengembangan sinergi industri kreatif di Indonesia dan dunia internasional.
Setelah BFI London, 'cin(T)a' akan diputar di beberapa kampus di UK, seperti Birmingham University, SOAS University of London, University of Northumbria-Newcastle, Leeds University, dan Manchester University. Diharapkan saat pemutaran di Indonesia sekitar Agustus 2009, para penonton Indonesia juga memiliki antusiasme yang tinggi seperti halnya di UK.
Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung.
(lom/lom)










































