Buku Lebih Murah Jika Kertas Disubsidi

Buku Lebih Murah Jika Kertas Disubsidi

- detikNews
Minggu, 31 Mei 2009 15:55 WIB
Buku Lebih Murah Jika Kertas Disubsidi
Bandung - Salah satu faktor yang membuat harga buku menjadi mahal adalah harga kertas. Buku dapat lebih murah jika saja pemerintah dapat memberikan harga khusus atau subsidi pengadaan kertas untuk produksi buku.

"Pengadaan kertas untuk koran saja pemerintah subsidi. Kami (IKAPI-red) sedang berjuang agar bisa dapat subsidi juga," ujar Wanti Syaefullah, Sekjen IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Pusat, usai Jumpa Pers Grand Launching Salam Book House, di Jalan Pasirwangi, Minggu (31/5/2009).

Wanti menuturkan, jika harga pengadaan kertas untuk produksi buku disubsidi, maka harga buku dapat lebih ditekan dan meningkatkan minat baca dan minat beli buku masyarakat. "Seperti di India, pemerintahnya mensubsidi kertas pada penerbit, sehingga ada buku murah yang terjangkau, juga buku mahal," contoh Wanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun untuk memperoleh subsidi tersebut bukanlah hal mudah. Perlu perjuangan panjang seperti halnya saat IKAPI memperjuangankan PPN buku. "Butuh perjuangan bertahun-tahun untuk mendapatkan subsidi, seperti waktu perjuangan pajak dulu," kata Wanti.

Yang menjadi kendala atau alasan pemerintah belum memberikan subsidi tersebut menurut Wanti adalah faktor kepercayaan pemerintah pada penerbit. "Mereka seperti tidak yakin, apa subsidinya nanti benar dipakai untuk produksi buku atau tidak," jelas Wanti.

Dikatakan Wanti, untuk menjamin pemakaian subsidi yang efektif, perlu ada kerjasama juga dengan pabrik kertas. "Tentu harus ada koordinasi," ujar Wanti.

Saat ini harga kertas berkisar dari Rp 9 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram. "Tergantung jenis, dan kualitas kertasnya. Untuk HVS, rata-rata Rp 8 ribu per kilo," kata Wanti.

(tya/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads