"Wisatanya itu mengenalkan pengunjung mulai dari proses penulisan, penerbitan, percetakan sampai penjualan," ujar Bambang Trim Direktur Salam Book House dalam jumpa pers Grand Launching Salam Book House, di Salam Learning Center, Minggu (31/5/2009).
Bambang berharap wisata buku dengan konsep book town seperti ini dapat dicopy paste oleh daerah-daerah lain di Indonesia. "Seperti di Magelang ada kampung buku, Bandung jadi kota pertama dengan konsep book town," ujar Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski masih didominasi buku-buku bertema islami namun Bambang mengatakan SBH tidak tertutup untuk semua jenis buku. "Semua penulis atau penerbit bisa mendisplay bukunya di SBH," ujar Bambang.
Sementara itu, Didin Hafiduddin seorang ulama yang merupakan Ketua Umum BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) yang juga meresmikan pembukaan SBH ini menuturkan, SBH dapat menjadi alternatif wisata yang biasanya hanya diisi dengan aspek kalbu. "Wisata ini juga disertai dengan aspek akal. Pendekatan yang komprehensif untuk pengembangan umat. Ada dzikir dan juga pikir," ujar Didin.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (tya/ern)










































