Seperti miniatur bursa efek. Bedanya ini berada di antara distro, butik juga cafe. Mengambil tempat berukuran sekitar tiga kali empat meter di Rangga Point Jalan Ranggamalela.
Persis berada di jalur depan Rangga Point. Bangunannya sendiri tidak mencolok tapi tulisan 'Galeri Main Saham' lah yang akan membuat pengunjung melirik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini kita menyuguhkan suasana santai," ujar pria yang akrab disapa Fajar ini. Semua kebutuhan nasabah tersedia di kawasan ini. Sambil bermain dengan saham, bisa sambil belanja, makan, nyalon bahkan relaksasi di spa.
Galeri Main Saham sendiri ide awalnya dari seorang rekanan yang ingin di Jakarta yang ingin melakukan ekspansi ke Bandung tapi dalam bentuk lain. "Kalau di Jakarta kan securitas itu ada di gedung-gedung perkantoran makanya kita coba di Bandung memilih di tempat nongkrong anak muda," paparnya.
Salah satu tujuannya untuk memberikan edukasi tentang saham pada anak muda, walaupun pada dasarnya ditujukan untuk semua kalangan. "Biasanya orang menganggap saham kaku dan penuh resiko, kita ingin mengedukasi anak muda mereka tentang itu," lanjutnya.
Galeri Main Saham yang langsung terkoneksi dengan Bursa Efek Jakarta ini tidak hanya memberikan edukasi tapi ke depannya akan memberikan pelatihan-pelatihan tentang saham.
Fajar pun menyatakan rasa optimistisnya jika Galeri Main Saham akan diminati. Lokasinya yang strategis dan masih minimnya wawasan tentang saham bisa menjadi daya tarik.
(ema/ern)











































