Dada Belum Bisa Komentar

Monumen Musisi Menuai Protes

Dada Belum Bisa Komentar

- detikNews
Jumat, 29 Mei 2009 12:46 WIB
Dada Belum Bisa Komentar
Bandung - Keberadaan Monumen Musisi di Taman Monumen Perjuangan Jabar yang menghadap Lapangan Gasibu dan Gedung Sate tak diketahui Wali Kota Bandung Dada Rosada. Padahal monumen itu diakui Dinas Pertamanan Kota Bandung banyak menuai protes.

"Saya belum tahu, makanya saya belum bisa jawab. Saya tahunya dari kamu," ujar Dada saat ditanya soal keberadaan monumen musisi usai meresmikan bengkel uji emisi di Jalan Gatot Subroto, Jumat (29/5/2009).

Saat ini, keberadaan monumen musisi yang sudah dipasang 3 bulan lalu itu telah lama menuai protes. Hal itu diakui Dinas Pertamanan Kota Bandung. Menurut Arif Prasetya, Sekretaris Distam Bandung, banyak warga yang protes dengan monumen itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya warga, para seniman Bandung juga memprotesnya. Planolog ITB Denny Zulkaidi menyatakan harusnya monumen itu tidak disimpan di ruang publik. Menurutnya ruang komersil seperti pusat perbelanjaan lebih tepat bagi momumen itu.

Patung dengan tinggi 2,5 meter dengan membawa gitar lengkap dengan lampu tembak untuk menyorot di malam hari ini memang menarik perhatian masyarakat sejak di pasang pada Maret lalu. Di bagian bawah monumen tersebut tertulis nama 17 musisi Indonesia, yaitu Iwan Fals, Peterpan, Krisdayanti, Kerispatih, Agnes Monica, Project Pop, Andra & The Backbone, Slank, Sheila On 7, Melly Goeslow, Gigi, Ari Laso, Yovie Nuno, Cokelat, Naif, The Changcuters, Efek Rumah Kaca, dan Letto.

Selain di Kota Bandung, monumen serupa juga dipasang di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Semarang, Yogya, Surabaya, Malang, Makassar, Medan, Batam, Jambi, Palembang, Pekanbaru, Padang, Lampung dan Denpasar. Dalam monumen tersebut memang tidak tercantum merek rokok. Hanya ada logo Class Music yang sekilas menyerupai logo merek rokok. (ern/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads