Ormas yang tergabung di antaranya adalah Perhimpunan Alumni (PA) GMNI, Buah Batu Corps (BBC), Forum Komunikasi Antar Umat Beragama, Laskar Merah Putih dan Sunda Emergency Rescue. Sekitar 200 orang hadir dalam deklarasi mendukung Mega-Pro di RM Wibisana, Jalan Surya Sumantri, Kamis sore (28/5/2009).
Koordinator PIR Rogo Busono menyatakan seluruh ormas yang tergabung dalam PIR akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengantarkan Mega-Prabowo untuk menjadi presiden dan wapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ketua Sunda Emergency Rescue (SER) Abah Cakrawaluya mengatakan masyarakat sunda harus bisa memberikan keberpihakan pada calon pemimpin negara yang menomorsatukan kepentingan rakyat.
"Saat ini sebagian besar tokoh masyarakat Sunda mendukung Mega-Prabowo, saya yakin tokoh-tokoh masyarakat tersebut bisa mengajak publik untuk turut memilih Mega-Prabowo," ujarnya dengan nada yakin.
Bahkan lebih lanjut Abah berani memberikan jaminan jika pasangan Mega-Prabowo bisa menang di wilayah Jabar. "Menurut peneropongan filsafat kami orang Sunda menganut filsafat ibu yang disimbolkan dengan warna merah, dan tentunya figur pemimpin yang cocok berasal dari kaum ibu juga," ujarnya lagi.
SHabib Mahdi Alatas, selaku Wakil Ketua Tim Sukses Mega-Prabowo divisi penggalangan tokoh, mengatakan pada awalnya cukup sulit melepas Prabowo menjadi cawapres.
"Siapa pun bisa kecewa dengan kondisi ini, baik partai, simpatisan maupun Prabowo sendiri, namun kita harus melihat fakta dan tahu diri sebagai pemain baru," ujar Habib.
Sekalipun rasa kecewa masih ada, Habib menuturkan saat ini jalinan kolaborasi kuat antara Mega dan Prabowo telah terbentuk. "Hari ini Media Center Mega-Prabowo telah terbentuk di kantor pusat Gerindra di Jakarta, di sanalah kekuatan Mega-Prabowo akan dikembangkan," tandasnya.
(dip/ern)










































