Polda Jabar Selidiki Kasus Mantan Presiden KM ITB

Mantan Presiden KM ITB Dituduh Menipu

Polda Jabar Selidiki Kasus Mantan Presiden KM ITB

- detikNews
Kamis, 28 Mei 2009 13:19 WIB
Bandung - Kasus perselisihan antara Mantan Presiden KM ITB Dwi Ardiyanto Nugroho dengan Mimin Sumarlina, pemilik CV Annisa Kausar, kini tengah diselidiki Polda Jabar. Dugaan sementara terjadi penipuan dan pemalsuan data yang dilakukan Dwi. Namun hal itu masih perlu dibuktikan lebih lanjut.

Hal itu dikatakan Kasat Operasi II Bidang Ekonomi Polda Jabar AKBP Aprianto Suseno saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Kamis (28/5/2009). "Kasus ini masih diselidiki, apakah bisa dibuktikan mengandung unsur pidana atau tidak. Nanti keputusannya apakah bisa dilanjutkan atau tidak, tergantung hasil penyelidikan," ujarnya.

Untuk sementara, kata dia, penyidik melihat terjadi perselisihan antara pelapor dan terlapor. "Keduanya kan sudah pernah kenal sebelumnya dan tampaknya ada kerjasama. Namun si pelapor menganggap si terlapor telah menyalahgunakan kerjasama di antara mereka. Ya sementara ini kasus ini diduga penipuan dan pemalsuan," jelas Aprianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya apakah akan memanggil kedua belah pihak yang tengah bersiteru, Aprianto menyatakan hal itu tergantung kepentingan penyelidikan. "Ya kalau perlu kita panggil keduanya, tapi kita juga bisa menyelidiki tanpa menyentuh sasaran, penyelidikan tertutup namanya," terangnya.

Dwi dilaporkan pemilik CV Annisa Kausar, Mimin Sumarlina pada 15 Mei ke Polda Jabar atas dugaan penipuan dan pemalsuan data. Data dari Mimin digunakan Dwi untuk mengikuti lomba dan menang dalam perlombaan Wirausaha Muda Mandiri tingkat regional dan nasional serta penerima penghargaan dari Menegpora sebagai wirausaha muda berprestasi.

Menurut Mimin, Dwi telah menggunakan data tersebut tanpa sepengetahuannya dan mengklaim data itu miliknya. Sedangkan Dwi menyatakan telah mendapatkan izin untuk menggunakan data milik Mimin untuk diikutsertakan dalam lomba. Bahkan Dwi mengatakan memiliki softcopy hasil labolatorium yang sebelumnya diberikan langsung oleh Mimin.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini