"Setidaknya di tahun 2012 Jabar bisa jadi provinsi terbaik atau 2 terbaik setelah DKI Jakarta," ujar Heryawan saat Rapat Konsultasi PKK Jabar di Gedung PKK Jalan Soekarno Hatta, Senin (25/5/2009).
Pembenahan yang harus dilakukan pada sektor kesehatan antara lain masalah gizi buruk atau kurang gizi yang jumlahnya masih tinggi di Jabar. "Dari data statistik di Jabar masih terdapat lebih dari 400.000 kasus gizi buruk dan kurang gizi," ungkap Heryawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masalah kesehatan, hal lain yang perlu diperhatikan untuk menjadikan Jabar sebagai provinsi terbaik adalah pendidikan. "Tingkat pendidikan di Jabar masih sangat rendah walaupun sudah ada peningkatan sejak tahun lalu dari rata-rata 7,6 tahun menjadi 7,8 tahun. Namun itupun masih belum memenuhi standar pendidikan nasional dimana pemerintah mencanangkan pendidikan wajib belajar 9 tahun," jelas Heryawan.
Pemprov Jabar dituturkan Heryawan telah berupaya meningkatkan pendidikan. Salahsatunya, dengan memberikan sumbangan 3 buah buku pelajaran ke 9,1 juta siswa sekolah di Jabar. (tya/ern)










































