Sejumlah aktivis kreatif seperti Yala dari Rumah Musik Harry Roesly (RMHR), Gaia dari perwakilan Bandung HipHop Community dan Bintang dari TB Art mengaku sangat senang dengan diadakannya acara ini.
"Acara kreatif semacam ini seharusnya sering diadakan. Toh Bandung sudah terkenal dengan trademark kreativitas mudanya," tutur Yala yang ditemui pada press conference Community Youthfest 2009 beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah aktivis komunitas mengaku mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan izin dari aparat dalam membuat acara. "Katanya anak muda jangan sampai terjerumus ke hal-hal negatif, nah, kita mau berkarya saja tidak boleh, harus apa kita?" tutur Yala yang juga merupakan drummer band Anaking.
Hal yang miris memang, disaat generasi muda ingin berkarya secara positif dan menunjukkan kreatifitas dihadapan publik, sejumlah pihak malah mengekang dan menyumbat-nyumbat aliran energi positif itu.
Gaia dari Bandung Hiphop Community juga menuturkan pernyataan serupa. "Saat ini ruang untuk komunitas sudah semakin jarang. Venue-venue sudah ditiadakan dan izin membuat acara juga tidak semudah dulu. Semoga saja gelaran-gelaran semacam ini bisa membuktikan pada publik bahwa kita masih eksis dan terus berkarya," tuturnya.
Talent-talent yang aka tampil dalam Community Youthfest 2009, Sabtu (23/5/2009) tampaknya memang terlihat begitu antusias dan semangat. Salah satu talent dtuari Jendela Ide Percussion yang masih begitu belia secara usia namun terlihat matang soal karya.
Dalam acara ini tidak hanya melulu menampilkan kultur urban, tapi juga dimeriahkan oleh penampilan talent-talent yang akan menampilkan seni tradisional Sunda. Sebut saja karinding yang merupakan instrumen tradisional Sunda yang sudah ada sejak 300 tahun dan kini mulai diangkat kembali pamornya. Penampil lain seperti Anaking dengan hardcore gamelannya juga merupakan satu dari sekian banyak penampil yang akan mengangkat kultur tradisional dengan sentuhan yang lebih segar dan tidak monoton.
Selain itu, sejumlah talent-talent yang sudah lama tidak tampil di gelaran komunitas rencananya akan turut meramaikan gelaran ini. Namun siapa yang kira-kira akan tampil masih menjadi kejutan.
Ditambahkan Project Officer dari Jendela Ide, Riksa, dengan adanya acara ini diharapkan pengetahuan dan pandangan publik akan komunitas kreatif di Bandung akan semakin terbuka.
"Memang tidak semua komunitas bisa masuk. Namun paling tidak sebagian dari seluruh komunitas muda Bandung turut berapresiasi dalam acara ini," ujarnya. (dip/ema)










































