Membuat Buku dari Catatan Harian

Ekspedisi Garis Depan Nusantara

Membuat Buku dari Catatan Harian

- detikNews
Kamis, 21 Mei 2009 17:28 WIB
Membuat Buku dari Catatan Harian
Bandung - Bertepatan dengan pelepasan tim ekspedisi kedua, Rabu (20/5/2009) diluncurkan pula buku berjudul Tepian Tanah Air yang memuat perjalanan ekspedisi pertama. Buku ini memuat catatan-catatan harian anggota tim dalam penjelajahannya ke 40 pulau terdepan di wilayah Barat Indonesia.

Salah seorang tim penyusun buku dari Rumah Nusantara Roni Rahmansyah menyatakan buku tersebut menjadi semacam laporan perjalanan yang bersifat faktual karena ditulis berdasarkan pengalaman langsung para angggota tim.

"Masing-masing tim lapangan membuat catatan harian," ujar Roni ditemui usai acara pelepasan tim ekspedisi kedua di Gedung Indonesia Menggugat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catatan-catatan harian tersebut, ujar Roni, kemudian akan dikirimkan kepada tim penulis yang ada di sekretariat. Setiap catatan tentang sebuah pulau tidak hanya menulsikan unsur geofisik tapi juga sosial budaya. "Saat kita berada di kota besar dan menemukan warnet baru kita kiirmkan catatan harian tersebut. Kalau tidak memungkinkan kita bisa kirimkan lewat sms," tutur Roni.

Buku Tepian Tanah Air memuat catatan 100 hari perjalanan ekspedisi mengenai wilayah mana saja yang dikunjungi oleh tim ekspedisi. Bagaimana cara mereka datang, titik pemukiman terakhir, kondisi sosial budaya termasuk jarak dengan wilayah terdekat.

Menurut Rony, informasi tersebut menjadi begitu penting sebagai pemandu bagi masyarakat yang ingin berkunjung atau mengetahui di mana persisnya posisi pulau.

Proses penyusunan buku tersebut dilakukan selama 2 sampai 3 bulan, bekerjasama dengan penerbit kompas gramedia. Kesulitannya menurut Rony adalah harus menyatukan catatan yang berbeda-beda dari setiap anggota tim. Meskipun secara data sama tapi pola penulisan masing-masing anggota berbeda.

Dari setiap catatan harian, selain dimuat dalam buku Tepian Tanah Air, tim ekspedisi juga menyusun buku-buku lainnya seperti 'Profil Pulau-pulau', Tradisi Maritim di Indonesia' dan rencananya akan membuat buku tentang proses perancangan ekspedisi yang untuk kedua kalinya akan segera berlangsung.

(ema/ema)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads