Salah satunya persembahan yaitu kolaborasi angklung dan kuda lumping yang membuat penonton terpukau. Selain itu, di tengah-tengah acara salah seorang murid dari SAU, Sam anak laki-laki yang masih berusia 6 tahun memberikan workshop angklung singkat. Dengan kepiawaiannya, Sam mengajarkan cara bermain angklung kepada yang hadir. Sam menyampaikan kalau bermain angklung tidaklah sulit.
Kehebatan Sam tidak hanya berhenti disana. Sam juga memberikan intruksi dengan bahasa Inggris mengingat dari 180 peserta yang hadir 80 peserta datang dari negara-negara Asean seperti Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Laos, Myanmar, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja dan Timor-timor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
memainkan tiga buah lagu sesuai instruksi dari Sam. Lagu pertama yang dimainkan adalah 'Manuk Dadali' dilanjutkan dengan 'Love Song' dan ditutup dengan 'We Are The Champion' yang disambut meriah dengan tepuk tangan dari seluruh yang hadir malam itu.
Selain itu, seluruh undangan dan peserta konferensi yang berasal dari berbagai negara anggota Asean tersebut mendapatkan cindera mata berupa angklung dari SAU.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (dip/ema)










































