Optimisme tersebut diungkapkan oleh Deputy General Manager PT Telkom Divre III Jabar Banten Achmad Sugiarto saat berbincang dengan detikbandung usai sosialisasi Flexi Community di d'Palm, Jalan Lombok, Rabu (20/5/2009) petang.
Anto, demikian dia akrab dipanggil, mengungkapkan penghapusan program itu memang akan memunculkan keluhan bagi pelanggan lama yang sudah terbiasa dengan program gratis tanpa syarat tersebut.
"Meski program telepon gratis tanpa syarat yang menjadi image kami resmi
dihentikan sejak 19 Mei 2009 pukul 00.00 WIB lalu, tapi kami optimis kami akan bisa mencapai target," katanya.
Anto menambahkan, saat ini pihaknya meyakini bahwa program baru ini akan
meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga target pencapaian pelanggan dua juta
nomor pada akhir 2009 bisa tercapai. Anto menilai pertambahan pelanggan itu bisa dicapai karena jumlah pelanggan Flexi eksisting saat ini diperkirakan mencapai sekitar 1,3 juta nomor.
"Masih sisa 6 bulan hingga akhir tahun. Ya kita optimis dengan dukungan dan
kepercayaan dari masyarakat atas Flexi," tuturnya.
Achmad mengungkapkan misi dua juta nomor juga tidak akan sulit dicapai karena
strategi menggarap komunitas dinilainya cukup efektif meningkatkan jumlah
pelanggan maupun tingkat pendapatan.
"Ini fenomena bisnis global. Di era krisis finansial yang membuat biaya promosi menjadi isu penting, komunitas adalah pilihan rasional. Selain biayanya murah, tingkat loyalitas mereka juga tinggi jika kami garap dengan benar," tukasnya.
(afz/ema)











































